Friday, February 15, 2008
Pindah, Pindah!!!
iyaaa,, buat semua yang nyasar ke sini...
Berhubung blog sali udah pindah, jangan ragu2 untuk mampir ke blog sali yang baru.
Mari mampir... :D
Berhubung blog sali udah pindah, jangan ragu2 untuk mampir ke blog sali yang baru.
Mari mampir... :D
Friday, December 08, 2006
Kisah Seekor Babi
Makanan apa yang haram??
- Babi
Makanan apa yang lebih haram dari babi??
- Babi hamil
-- Kenapa??
--- Mengandung babi
Makanan apa yang lebih haram dari babi hamil??
- Babi hamil di luar nikah
-- Kenapa??
--- Mengandung babi haram
Kenapa anak babi jalannya nunduk??
- Malu punya orang tua babi
Kenapa anak kucing jalannya gak nunduk??
- Soalnya orang tuanya bukan babi
Kenapa anak kangguru jalannya loncat-loncat??
- Senang orang tuanya bukan babi
Kenapa anak kelinci jalannya loncat-loncat??
- Namanya juga anak-anak
***
Kena Deh...
- Babi
Makanan apa yang lebih haram dari babi??
- Babi hamil
-- Kenapa??
--- Mengandung babi
Makanan apa yang lebih haram dari babi hamil??
- Babi hamil di luar nikah
-- Kenapa??
--- Mengandung babi haram
Kenapa anak babi jalannya nunduk??
- Malu punya orang tua babi
Kenapa anak kucing jalannya gak nunduk??
- Soalnya orang tuanya bukan babi
Kenapa anak kangguru jalannya loncat-loncat??
- Senang orang tuanya bukan babi
Kenapa anak kelinci jalannya loncat-loncat??
- Namanya juga anak-anak
***
Kena Deh...
Labels: Kena Deh...
Wednesday, November 29, 2006
Mahalnya Harga Bisa Sekolah
Tau sih, kalau biaya pendidikan sekarang ini sudah jauuuh lebih mahal dari jaman saya kecil dulu. Tapi tadi pagi saya beneran kaget waktu baca brosur sebuah taman kanak-kanak yang berlokasi di dekat kantor rektorat itb.
Biaya pengembangan alias uang bangunannya saja 6 juta rupiah, setelah itu ada biaya kegiatan yang pertaunnya 1,75 juta dan masih harus bayar uang SPP perbulan sebesar 475 ribu. Setelah semuanya itu, orang tua murid masih harus bayar uang pendaftaran 150 ribu.
Kalo diitung2, totalnya hampir 22 juta...
TK itu memang punya fasilitas kolam renang dimana murid2nya punya kesempatan buat berkecipak-kecipak di air berkaporit sekali dalam seminggu dan punya fasilitas klinik anak dan konsultasi dengan psikolog...tapi...semuanya masih kerasa terlalu mahal...TK itu juga gak terkenal2 amat...
Nanti waktu anak saya sekolah, seberapa mahalnya ya???
Biaya pengembangan alias uang bangunannya saja 6 juta rupiah, setelah itu ada biaya kegiatan yang pertaunnya 1,75 juta dan masih harus bayar uang SPP perbulan sebesar 475 ribu. Setelah semuanya itu, orang tua murid masih harus bayar uang pendaftaran 150 ribu.
Kalo diitung2, totalnya hampir 22 juta...
TK itu memang punya fasilitas kolam renang dimana murid2nya punya kesempatan buat berkecipak-kecipak di air berkaporit sekali dalam seminggu dan punya fasilitas klinik anak dan konsultasi dengan psikolog...tapi...semuanya masih kerasa terlalu mahal...TK itu juga gak terkenal2 amat...
Nanti waktu anak saya sekolah, seberapa mahalnya ya???
Friday, September 29, 2006
hei!
boleh protes gak sih?
aku capek...
aku juga manusia...
bisa kesal...
bisa marah...
bisa sedih...
bisa drop juga...
huhuhuw...
ma,, sali mau pulang...
aku capek...
aku juga manusia...
bisa kesal...
bisa marah...
bisa sedih...
bisa drop juga...
huhuhuw...
ma,, sali mau pulang...
Friday, September 22, 2006
phiew..
@kompie G...6.50 pagi...jadi masih kosong...
sebenernya dari tadi malem mau ngeblognya...
cummma...karena sesuatu ini dan itu...jadinya sekarang deh..
di ima-g lagi jamannya suksesi kepengurusan...kampanye bertebaran di mana2. tadi malem forsil di galeri, ternyata banyak himp yang akan suksesi juga. forsil yg mengundang seluruh elemen kemahasiswaan di itb itu emang dihadiri mayoritas oleh himpunan.
kadang2 suka kepikiran..himpunan seringkali jadi agama baru buat kita dan jaketnya adalah salah satu berhalanya. seringkali juga, himpunan jadi eksepsi untuk melakukan suatu hal. himpunan seringkali seolah jadi sesuatu yang paling bener. padahal...
saya kenal seorang yang nonhimp dan kayaknya dia bahagia2 aja..bisa2 aja..terus benernya himpunan itu di sebelah mananya??
sebenernya dari tadi malem mau ngeblognya...
cummma...karena sesuatu ini dan itu...jadinya sekarang deh..
di ima-g lagi jamannya suksesi kepengurusan...kampanye bertebaran di mana2. tadi malem forsil di galeri, ternyata banyak himp yang akan suksesi juga. forsil yg mengundang seluruh elemen kemahasiswaan di itb itu emang dihadiri mayoritas oleh himpunan.
kadang2 suka kepikiran..himpunan seringkali jadi agama baru buat kita dan jaketnya adalah salah satu berhalanya. seringkali juga, himpunan jadi eksepsi untuk melakukan suatu hal. himpunan seringkali seolah jadi sesuatu yang paling bener. padahal...
saya kenal seorang yang nonhimp dan kayaknya dia bahagia2 aja..bisa2 aja..terus benernya himpunan itu di sebelah mananya??
Thursday, August 24, 2006
a room without a book is like a body without a soul...
cobalah jalan2 ke Gramedia...
(sebenernya saya gak terlalu suka ke gramed juga,, karena membeli buku di gramed hanya akan menguntungkan kalangan pemilik modal saja...tapi apa boleh buat,, koleksi mereka memang lengkap...)
saya jadi teringat buku tulisan pak Hernowo kalo gak salah judulnya "Mengikat Makna" dan seseorang entah siapa yang menulis tulisan berjudul "Menulis Itu Mudah". entah karena terpacu oleh tulisan2 seperti itu atau memang karena iklim penulisan yang sudah berubah,, mendadak sekarang siapapun bisa jadi penulis...
dulu waktu smp saya sempat disuruh guru bahasa indonesia menghapal nama sastrawan angkatan tertentu beserta tema yang diangkat pada masa itu. misalnya untuk tahun 20-an tokohnya adalah Marah Rusli dengan "Siti Nurbaya"-nya dalam tema kawin paksa, 30-an ada Sutan Takdir Alisyahbana dengan "Layar Tarkembang" dalam tema emansipasi wanita, dst.
sekarang?? saya jamin anda akan bingung jika saya minta anda menyebutkan tema atau tokoh yang dominan di dunia penulisan Indonesia sekarang ini. sekarang semua bisa menulis...dari mulai anak berusia 8 tahun (saya lupa namanya) yang sudah dinobatkan jadi novelis termuda di Indonesia oleh MURI sampai pegawai PT Telkom seperti Andrea Hirata. dari mulai Samsya Hawa yang memang masih remaja sampai Esti Kinasih, penulis berjiwa remaja.
produk tulisan pun kini berbagai macam rupanya. mulai dari novel, kumpulan cerpen, novel-komik, dsb.belakangan malah muncul genre tulisan baru yakni jenis teenlit-chicklit yang isinya kriuk-kriuk dan bacanya gak usah pake mikir.
celakanya industri penerbitan yang tengah laris manis tanjung timpul turut mendukung menurunnya kualitas tulisan2 tadi. sebagian malah jadi asal nulis, asal terbit, asal ada yang beli... jadi, produknya pun asal-asalan.
thank God ada ningrat-ningrat baru sastra Indonesia yang sudah melahirkan karya2 yang bisa menjawab perubahan jaman. ada deretan nama seperti Ayu Utami, Djenar Mesa Ayu, Dewi Lestari yang masih mampu memberikan tulisan yang 'memberi makan' hati dan otak saya. Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia yang konsisten di jalurnya juga mampu memberikan sesuatu dalam tiap tulisannya bagi saya.
tulisan saya juga masih jauh dari tulisan yang baik, apa lagi dari tulisan yang baik dan benar...
(sebenernya saya gak terlalu suka ke gramed juga,, karena membeli buku di gramed hanya akan menguntungkan kalangan pemilik modal saja...tapi apa boleh buat,, koleksi mereka memang lengkap...)
saya jadi teringat buku tulisan pak Hernowo kalo gak salah judulnya "Mengikat Makna" dan seseorang entah siapa yang menulis tulisan berjudul "Menulis Itu Mudah". entah karena terpacu oleh tulisan2 seperti itu atau memang karena iklim penulisan yang sudah berubah,, mendadak sekarang siapapun bisa jadi penulis...
dulu waktu smp saya sempat disuruh guru bahasa indonesia menghapal nama sastrawan angkatan tertentu beserta tema yang diangkat pada masa itu. misalnya untuk tahun 20-an tokohnya adalah Marah Rusli dengan "Siti Nurbaya"-nya dalam tema kawin paksa, 30-an ada Sutan Takdir Alisyahbana dengan "Layar Tarkembang" dalam tema emansipasi wanita, dst.
sekarang?? saya jamin anda akan bingung jika saya minta anda menyebutkan tema atau tokoh yang dominan di dunia penulisan Indonesia sekarang ini. sekarang semua bisa menulis...dari mulai anak berusia 8 tahun (saya lupa namanya) yang sudah dinobatkan jadi novelis termuda di Indonesia oleh MURI sampai pegawai PT Telkom seperti Andrea Hirata. dari mulai Samsya Hawa yang memang masih remaja sampai Esti Kinasih, penulis berjiwa remaja.
produk tulisan pun kini berbagai macam rupanya. mulai dari novel, kumpulan cerpen, novel-komik, dsb.belakangan malah muncul genre tulisan baru yakni jenis teenlit-chicklit yang isinya kriuk-kriuk dan bacanya gak usah pake mikir.
celakanya industri penerbitan yang tengah laris manis tanjung timpul turut mendukung menurunnya kualitas tulisan2 tadi. sebagian malah jadi asal nulis, asal terbit, asal ada yang beli... jadi, produknya pun asal-asalan.
thank God ada ningrat-ningrat baru sastra Indonesia yang sudah melahirkan karya2 yang bisa menjawab perubahan jaman. ada deretan nama seperti Ayu Utami, Djenar Mesa Ayu, Dewi Lestari yang masih mampu memberikan tulisan yang 'memberi makan' hati dan otak saya. Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia yang konsisten di jalurnya juga mampu memberikan sesuatu dalam tiap tulisannya bagi saya.
tulisan saya juga masih jauh dari tulisan yang baik, apa lagi dari tulisan yang baik dan benar...
Friday, August 11, 2006
should i thank for those??
hari ini...
bisa jadi ini hari ulang tahun terbaik yang pernah sali alami...
saat ini sali ngerasa sangat berharga buat orang lain...
allah..
jadikan aku manusia yang pandai bersyukur...
bisa jadi ini hari ulang tahun terbaik yang pernah sali alami...
saat ini sali ngerasa sangat berharga buat orang lain...
allah..
jadikan aku manusia yang pandai bersyukur...